Indonesia

Kami memfasilitasi kegiatan promosi ekspor

TENTANG SIPPO

Meningkatkan pelayanan Business Support Organizations – BSO sebagai pilar promosi dagang yang bertaraf International dan terpercaya.

Program Promosi Impor Swiss (SIPPO) merupakan mandate dari Menko Perekonomian Swiss (SECO). Sejak tahun 2017 SIPPO  di implementasikan oleh Swisscontact yang merupakan yayasan ber-orientasi bisnis yang bergerak di ranah pembangunan dan kerjasama lintas bangsa.

Melalui jejaring tenaga ahli yang dimiliki oleh SIPPO baik di tingkat nasional maupun internasional, program SIPPO bertujuan membantu dan memfasilitasi BSO untuk meningkatkan keahlian dan pelayanan BSO mengenai aktivitas promosi ekspor untuk perusahaan yang siap melakukan perdagangan ekspor. Program SIPPO merupakan sarana yang tepat untuk pengembangan perdagangan yang bekelanjutan di 11 negara dan 6 sektor industri seperti : Ikan dan hasil laut, Makanan, Hasil alam, Kayu olahan, Tekstil bernilai tambah dan Pariwisata yang berkelanjutan

SIPPO membantu BSO melalui program pengembangan keahlian yang berdasarkan kebutuhan BSO, program pengembangan ini mempunyai dua cakupan yaitu:

1)   Meningkatkan keahlian BSO dalam kegiatan akses  pasar, SIPPO memberikan peningkatan keahlian dalam kegiatan analisa pasar, partisipasi pameran dagang, mengadakan acara temu dagang, studi banding;

2)   Penguatan institusi Bussiness Support Organization (BSO) melalui perencanaan strategis, management proyek dan penyediaan sarana/platform berbagi pengetahuan (knowledge sharing)

Program peningkatan kapasitas dan ketrampilan BSO disesuaikan dengan kemampuan, kemauan sertra ketersedian tenaga kerja dan alokasi waktu BSO terkait dalam menggali pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan untuk memperluas akses pasar dan mencari kesempatan dagang untuk anggota atau perusahaan yang dibina

Indonesia mempunyai sumber daya alam dan manusia yang besar. Dua sumber daya ini menunjang potensi yang luar biasa bagi Indonesia untuk menjadi negara pengekspor, baik di pasar global maupun regional. Di pasar global, pengelolaan dan pemasaran hasil produksi perkebunan, pertanian, kehutanan dan kelautan yang berkelanjutan bisa menempatkan Indonesia sebagai produsen yang berdaya saing tinggi.  Namun demikian, saat ini, banyak pengusaha Indonesia hanya mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah. Disamping itu banyak BSO membutuhkan peningkatan keahlian, khususnya terkait pemahaman tentang bisnis internasional, termasuk antara lain prosedur pengelolaan pameran dagang, kunjungan dagang, serta kunjungan studi banding perdagangan.

Program SIPPO sudah berjalan di Indonesia lebih dari 15 tahun untuk membantu aktivitas promosi ekspor. Indonesia sangat terkenal dengan produk hasil alam yang mumpuni seperti produk hasil bumi, hasil laut dan perkayuan. Saat ini, Indonesia mampu menembus dan menempatkan diri sebagai pemain di rantai nilai global dengan meningktatkan ekspor untuk produk bernilai tambah (value added product). Pada saat yang bersamaan, permintaan global terhadap produk alami yang berkelanjutan meningkat sangat pesat. Dengan adanya fenomena tersebut, Indonesa siap untuk memenuhi permintaan pasar terutama untuk produk alami yang bernilai tambah yang disebutkan diatas. Terutama untuk hasil hutan berupa kayu olahan dan Indonesia merupakan salah satu negara yang telah menerapkan system verifikasi legalitas perkayuan/ FLEGT dan telah di akui oleh negara persekutuan Eropa

SIPPO Kode Etik

PELAYANAN DAN KESEMPATATN

Business Support Organization (BSO) membuka kesempatan berdagang ke seluruh belahan dunia melalui pelayan promosi internasional untuk para eksporter

SIPPO membantu BSO untuk meningkatkan pelayanan promosi internasional bagi eksporter dan perusahaan yang siap ekspor, selain itu SIPPO juga membantu untuk memperkuat institusi BSO sekaligus menghubungkan mereka dengan jaringan yang luas. 

Keberadaan SIPPO di negara terkait bertujuan untuk memgembangkan ketrampilan dan pengetahuan BSO, BSO bisa berbentuk seperti badan pengembangan ekspor dan atau sektor assosiasi. SIPPO membantu BSO agar bisa memberiakan pelayanan yang mumpuni bagi anggota atau klien nya untuk analisa pasar, acara temu dagang dan pengembangan jejaring bisnis. Dengan cara ini, fasilitasi dan bantuan SIPPO dapat secara bersamaan membantu program kerja BSO dalam kegiatan promosi ekspor selain itu SIPPO juga membantu BSO untuk terhubung dengan tim ahli di bidang promosi ekspor.

SIPPO bekerja sama dengan organisasi yang mempunyai komitmen terhadap perdagangan barang dan jasa yang berkelanjutan, seperti bertanggung jawab secara sosial dan aktivitas perdagangan yang ramah lingkungan yang sesuai dengan kode etika kerja kami Code of Conduct

Saat ini, SIPPO menawarkan bantuan teknis untuk membantu BSO dalam hal berikut:

BERBAGI PENGETAHUAN & KEAHLIAN SERTA PENGEMBANGAN JEJARING

BSO mengetahui cara untuk mendapatkan dan berbagi informasi dan pengetahuan sebagai sarana untuk mengembangkan program kerja dan aktivitas berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki saat ini. BSO bisa mendapatkan keuntungan dari jejering SIPPO yang cukup luas.

RENCANA STRATEGIS

BSO dapat menentukan fungsi dan tanggung jawab dalam aktivitas promosi ekspor dari tingkat industri/sektor sampai tingkat nasional melalui pendekatan strategis.  

AKSES PASAR

Mengenali target pasar yang akan di bidik dan mengetahui bagaimana menghubungkan antara perusahaan dengan pembeli melalui keikutsertaan pameran dagang, acara temu dagang, study banding dan memadukan hal tersebut dengan kunjungan ke lokasi.

PENGUKURAN KINERJA DAN PROYEK

SIPPO membantu BSO untuk menyediakan suatu alat untuk melakukan pengukuran kinerja dan managemen proyek.

TIM KAMI dan KONTAK KAMI

SIPPO di kelola oleh tim yang memiliki pengetahuan praktis tentang bisnis internasional dan berkomitment tinggi terhadap pengembangan ekspor

SIPPO di kelola oleh tim yang memiliki pengetahuan praktis tentang bisnis internasional dan berkomitment tinggi terhadap pengembangan ekspor

SIPPO di Indonesia dikelola oleh dua tenaga ahli dengan pemahaman mendalam mengenai pengembangan sektor swasta. Selaku fasilitator, SIPPO bekerja beriringan dengan BSO untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pelayanan terkait pameran dagang, misi penjualan, misi pembelian, pertemuan B2B, serta studi banding bagi anggotanya.

Setelah pengembangan kemampuan, BSO diharapkan kemudian dapat memberikan pelatihan mengenai berbagai hal seputar ekspor tadi kepada para pengusaha Indonesia.

Sutrisna Abhi

Export Promotion Manager

Aris Darujo

Country Representative

SEKTOR

Indonesia memiliki sumber daya alam berlimpah dengan potensi ekspor yang menjanjikan.

Indonesia mempunyai produk alami yang sangat beragam dan diminati oleh pasar global di Swiss dan Eropa, antara lain: rempah-rempah, teh, kopi dan sebagainya dari sektor pertanian; kayu olahan dari sektor kehutanan; dan rumput laut dari sektor kelautan. Kecenderungan minat pasar global saat ini adalah barang yang di produksi secara lestari, mempunyai alur dokumentasi dan rekam jejak (lacak balak untuk kayu) yang jelas, serta bertanggungjawab secara sosial.

SIPPO di Indonesia memusatkan perhatian pada tiga sektor di bawah ini. Ketiga sektor ini mampu memenuhi permintaan permintaan pasar global terhadap barang yang dihasilkan secara lestari dari sumber yang memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Tiga sekor ini juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat Indonesia.

Bahan alami

Indonesia memiliki tanah subur yang melimpah dan merupakan pemasok utama berbagai produk pertanian tropis di pasar global.

Ada permintaan pasar global yang sangat tinggi terhadap rempah organik, minyak atsiri dan esktrak yang digunakan untuk makanan, kosmetik, serta obat-obatan. Produksi bahan alami tersebut tidak hanya memberikan pendapatan bagi masyarakat, ia juga melindungi keanekaragaman hayati. 

Dewan Atsiri Indonesia dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang di fasiltasi oleh SIPPO dalam pengembangan pengetahuan dan keahlian promosi ekspor juga akses pasar untuk anggota nya dan perusahaan yang di bantu oleh Kementerian Perindustrian.

Kayu olahan

Permintaan produk kayu olahan yang dihasilkan secara lestari tengah berkembang pesat di pasar global. Bisnis kayu olahan yang memanfaatkan pohon yang tumbuh cepat dan ditanam di hutan rakyat dapat turut mendukung pengentasan kemiskinan. Hutan rakyat berperan besar dalam meningkatkan pendapatan bagi petani kecil serta mengurangi deforestasi hutan tropis. Produk kayu olahan dari Indonesia umumnya terbuat dari bahan kayu sengon, kayu jabon, kayu karet, kayu balsa, kayu kapuk dan bambu.

Kementerian perdagangan dan Asosiasi Kayu Ringan Indonesia (ILWA) yang di fasilitasi oleh program SIPPO untuk   mengembangan dan meningkatkan pelayanan pengembangan pasar kayu ringan bagi produsen hasil kayu olahan.

Ikan dan hasil laut

Indonesia merupakan salah satu negara penangkap ikan terbesar di dunia dan telah puluhan tahun menjadi negara dengan budidaya rumput laut terbesar. Petani dan pengusaha rumput laut Indonesia memiliki keahlian unik dalam mengolah rumput laut yang kemudian diproses menjadi produk bernilai tambah dari hidrokoloid, seperti karaginan dan agar-agar.

Industri ini memberi manfaat besar bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang 81.000 Km pesisir pantai Indonesia dengan menyediakan mata pencaharian alternatif selain melaut yang bisa mengurangi penangkapan ikan illegal.

Program SIPPO membantu dan memfasilitasi Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengembangankan pengetahuan dan keahlian promosi ekspor sehingga Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan akses pasar global bagi perusahaan yang telah menerapkan praktik perikanan yang berkelanjutan.

KEMITRAAN

Saat ini SIPPO sedang menjajaki lembaga pendukung usaha yang bisa bekerjasama sebagai mitra di sektor ekspor terkait. SIPPO menunjang penyediaan dukungan unggul bagi perusahaan siap Ekspor.

Bersama-sama dengan lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk perdagangan, International Trade Center - ITC (www.intracen.org), potensi perbaikan layanan pada berbagai lembaga promosi ekspor dan asosiasi bisnis sektoral telah dikaji pada tahun 2017. Evaluasi dilakukan melalui wawancara tentang layanan promosi ekspor, struktur organisasi, pengelolaan kendali mutu, pengukuran kinerja, dan juga strategi umum terkait peningkatan ekspor dan pengembangan sektor.  

Dalam beberapa bulan kedepan, kami akan mengumumkan BSO yang menjadi mitra di laman ini.

Indonesia Essential Oil Council

Indonesia Essenstial Oil Council  is a national private association that aims to support & assist essential oil business players both at the company and individual level to further develop their products & market access. (http://www.atsiri-indonesia.com)

Berita

 

Berita keberhasilan forum dan anjungan kayu ringan yang ke dua di Trade Expo Indonesia (TEI) 2017

14.12.2017

Kementerian perdagangan Indonesia (Kemendag) dan SIPPO bersama-sama dengan Import Promotion Desk (IPD) dan Fairventures Worldwide dari Jerman telah berhasil melakukan promosi untuk acara seminar dan pameran kayu ringan yang ke dua di Trade Expo Indonesia (TEI) yang dimulai pada tanggal 11 sampai 14 Oktober 2017

KEGIATAN

Berkolaborasi dengan para mitra, SIPPO mengadakan bermacam acara khusus, dengan menghadirkan peserta lintas bangsa. Silahkan kunjungi website kami secara berkala dan daftarkan diri anda untuk mengikuti kegiatan jejaring dan perkenalan mitra yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Kegiatan kami mencakup studi banding, pertemuan bisnis antara pembeli dan pemasok, pelatihan pemaparan dalam pameran dagang, loka karya mengenai model pendekatan yang tepat guna dalam memasuki pasar Ekspor, serta banyak lagi acara lain yang bermanfaat untuk meningkatkan keahlian ekspor perusahaan.