KKP memperluas pangsa pasar produk hasil laut Indonesia melalui pameran dagang SEG di Brusel, Belgia

July 13th, 2018

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperluas pangsa pasar produk hasil laut Indoensia melalui pameran dagang “Seafood Expo Global (SEG) 2018” di Brussel, Belgia

KKP berpartisipasi dalam pameran dagang Seafood Expo Global (SEG) 2018 di Belgia melalui pembukaan stand Pavilion Negara Indonesia untuk mempromosikan sector perikanan. Dalam pavilion tersebut ada 15 perusahaan dan berhasil menarik 400 pembeli global untuk bertemu and melihat stand mereka.     

Untuk acara pameran ini, SIPPO memperkerjakan Mr. Piecha dari Pro-Organic  sebagai konsultan  pameran dagang untuk membantu KKP mempromosikan pavilion negara Indonesia. Mr. Piecha memiliki pengalaman yang mumpuni sebagai konsultan pemasaran dan promosi internasional sehingga Mr. Torsten mampu memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada KKP.  Mr. Piecha bersama tim SIPPO di Indonesia memberikan arahan, pendampingan dan proses pembelajaran kepada staff KKP untuk bagaimana melakuka promosi pavilion negara Indonesia sebelum dan pada saat pameran SEG 2018.  Dengan alih pengetahuan tersebut, SIPPO berharap terjadi peningkatan kemampuan KKP dalam melakukan promosi dagang internasional dan perluasan pangsa pasar produk makanan hasil  laut Indonesia di pasar global. 

Untuk mencapai tujuan diatas, SIPPO dan internasional konsultan mengadakan beberapa pelatihan baik sebelum dan saat pameran dagang, pelatihannya seperti  penjualan outbound dan inbound, promosi  melalui email dan elevator pitch yang bertujuan menarik pembeli global sebanyak mungkin untuk berkunjung ke pavilion negara Indonesia. Pada saat yang bersamaan, staff KKP mempraktikan pengetahuan penjualan outbound  dan elevator pitch yang di supervisi oleh internasional konsultan agar staff KKP mendapatkan pengalaman secara nyata dalam melakukan promosi pavilion negara Indonesia.

Selain itu, KKP bersama dengan proyek dari The International Pole and Line Foundation (IPNLF), SIPPO and Sustainable Market Access through Responsible Trading of Fish in Indonesia (SMART-Fish) mengadakan acara temu dagang pada tanggal 25 April 2018. Tujuan acara ini untuk memperluas dan memperat jejaring bisnis antar pengusaha ikan Indonesia dengan pembeli  Pole dan line tuna dan pembeli hasil laut lain nya. Acara temu dagang ini di hadiri oleh bapak H.E. Yuri O Thamrin sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belgia dan Bapak Nilanto Perbowo sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Mr. Nima Bahramalian sebagai tim ahli pengembangan industri dari UNIDO dan Mr. Martin Purves sebagai Direktur Utama dari IPNLF.  

Selain program pelatihaan, KKP  juga bisa membangun dan mengembangkan database pembeli global. Dengan database atau informasi pembeli global yang terbaharui dan terpercaya, KKP akan dapat meluaskan jejaring dagang dengan pembeli yang kredible untuk mempromosikan industry  hasil laut dan ikan di masa yang akan datang.